Stuntung merupakan isu strategis nasional yang merefleksikan permasalahan gizi kronis dengan implikasi multidimensional, mencakup terhambatnya pertumbuhan fisik, perkembanngan kognitif, dan penurunan produktivitas sumber daya manusia di masa depan. Penanganannya membutuhkan pendekatan yang komperhensif, berbasis bukti ilmiah (evidence-based), dan berkelanjutan dengan mengoptimalkan potensi sumber daya lokal.
Buku ini hadir sebagai respon intelektual terhadap tantangan tersebut. Fokus utama buku ini terletak pada analisis sinergis antara dua komoditas pangan lokal yang memiliki profil nutrisi superior namun belum dimanfaatkan secara optimal: daun kelor (moringa oleivera) sebagai sumber micronutrien esensial (vitamin dan mineral) dan belut (monopterus albus) sebagai sumber protein hewani berkualitas tinggi serta zat besi heme yang mudah diserap tubuh. Konsep sinergi ini didasarkan pada prinsip komplementaritas gizi, di mana kombinasi keduanya mampu menyediakan spektrum nutrien yang lebih lengkap untuk mendukung pertumbuhan linier anak.
Penulis : Woro Tri Utami, S.SiT., M.Kes dan Wiqodatul Ummah, S.Tr.Keb., M.Kes
Tebal buku : 70 halaman
Dimensi : 15,5 cm x 23 cm
Penerbit : CV. IAM Publishing
Kertas : Book Paper
Isi : Hitam Putih





Ulasan
Belum ada ulasan.