“Empat Tak Sebanding Tujuh. Masih kutulis jejak kepergianmu.”
Meski Lagi dan Lagi
Kuakui perasaanku padamu,
Namun aku harus menjauhkanmu dari air mata.
Seperti mentari yang tak mungkin untuk tergenggam,
Senyumku padamu adalah suatu kebebasan.
Namun satu hal yang pasti juga,
Seperti mentari yang akan kembali menyapa setiap pagi,
Aku bersumpah,
Aku akan jatuh cinta padamu lagi dan lagi.
Mursal
Semarang, waktu yang kulupa
Penulis :
Noval Ardian Bintang
Tebal buku : 160 halaman
Dimensi : 14 cm x 20 cm
Penerbit : CV. IAM Publishing
Kertas : Book Paper
Isi : Hitam Putih




Ulasan
Belum ada ulasan.